wilayah yuridiksi

- Wilayah Hukum
Secara astronomis, wilayah hukum Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa, terletak antara 1290 50’00’’ – 1310 50’00’’ Bujur Timur dan 020 50’00’’ – 040 50’00’’ Lintang Selatan.
Berdasarkan posisi geografisnya, wailayah hukum Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa memiliki batas-batas:
Sebelah Utara berbatasan dengan : Laut Seram;
Sebelah Selatan berbatasan dengan : Laut Banda;
Sebalah Barat berbatasan dengan : Kabupaten Maluku Tengah;
Sebelah Timur berbatasan dengan : Laut Arafuru.
Berdasarkan letak geografisnya, wailayah hukum Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa berada di antara Laut Seram, Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, dan Laut Arafuru. Kabupaten Seram Bagian Timur merupakan kabupaten bahari, yang terdiri dari 15 Kecamatan, dan 198 Desa/Desa Administratif.
Nama Kecamatan dan Ibukota Kecamatan
1. Kecamatan Pulau Gorom Ibukota Kataloka
2. Kecamatan Wakate Ibukota Tamher Timur
3. Kecamatan Teor Wermaf Ibukota Kampung Tengah
4. Kecamatan Gorom Timur Ibukota Miran
5. Kecamatan Pulau Panjang Ibukota Pulau Panjang
6. Kecamatan Seram Timur Ibukota Geser
7. Kecamatan Tutuk Tolu Ibukota Air Kasar
8. Kecamatan Kilmury Ibukota Kilmury
9. Kecamatan Lian Vitu Ibukota Keta rumadan
10. Kecamatan Kian Darat Ibukota Watu-watu
11. Kecamatan Werinama Ibukota Werinama
12. Kecamatan Siwalalat Ibukota Atiahu
13. Kecamatan Bula Ibukota Bula
14. Kecamatan Bula Barat Ibukota Waiketam
15. KecamatanTeluk Waru Ibukota Waru
- Data Penduduk Wilayah Hukum Pengadilan
- Jumlah Penduduk
Penduduk dalam wilayah hukum PN. Dataran Hunimoa berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2021 sebanyak 110.024 jiwa yang terdiri atas 55.990 jiwa penduduk laki-laki dan 54.034 jiwa penduduk perempuan.
2. Agama
Proyeksi pemeluk agama di wilayah hukum Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa digambarkan dengan jumlah tempat ibadah yang terdapat di Kabupaten Seram Bagian Timur. Banyaknya Tempat Peribadahan tahun 2016 di Kapaten Seram Bagian Timur, masjid 284 buah, mushola 87 buah, gereja 19 buah yang dirinci untuk gereja Protestan 12 buah dan gereja Katolik 7 buah, dan pura 3 buah.
3. Bahasa.
Sebagaian besar Bahasa yang digunakan adalah bahasa melayu dalam dialeg Daerah Maluku dan Bahasa Indonesia.
Hubungi Kami