upcara 1

Penhunim_info_Pada pagi hari ini, Sabtu 1 Juni 2019 PN DAtaran Hunimoa mengadakan upacara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila. Pancasila upacara di pimpin oleh Wakil Ketua PN DAtaran Hunimoa Bapak Awal Darmawan Achmad SH.,MH dalam uapacara ini Bapak Wakil Ketua PN dataran Hunimoa yang bertinda sebagai pembina Upacara membacakaan sambutan Kepala BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA REPUBLIK INDONESIA (BPIP RI) yang dapat dikutip sebagai berikut :

Upacara 2

Sebagaimana yang sudah kita ketahui semua bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai Negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan “tanah air Indonesia”. Kesatuan gugusan pulau yang berada di antara dua Samudra, Pasifik dan Hindia, serta di antara dua Benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah-air sebagai satu kesatuan.

 

WhatsApp Image 2019 06 01 at 8.11.12 AM

relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara. Di wilayah Nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam. Keberagaman secara natural merupakan karakteristik dari keindonesiaan. Demikian pula secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang. Kita Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman.

WhatsApp Image 2019 05 22 at 10.56

Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa_ eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

WhatsApp Image 2019 06 01 at 8.11.15 AM

Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

demikian sedikit kutipan pidato Kepala BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA REPUBLIK INDONESIA (BPIP RI) yang dibacakan oleh Wakil Ketua PN Dataran Hunimoa kemudia upacara di tutup dengan foto bersama..  (BS)